Paparan Publik
Pada tanggal 10 Juni 2015 Manajemen PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (”BEST”) mengadakan Paparan Publik menjelaskan kinerja selama tahun 2014 dan proyeksi dan rencana untuk tahun 2015, BEST membukukan pendapatan sebesar Rp 839.6 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 493,5 miliar atau 37,0% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2013. Penurunan pendapatan ini terutama disebabkan karena menurunnya realisasi penjualan lahan industri ditengah ketidakpastian yang tinggi akibat sepanjang tahun 2014.
Untuk pra-penjualan lahan industri, sepanjang tahun 2014 BEST membukukan sebesar 35,5 hektar. Menurun signifikan dari pencapaian tahun 2013 yang sebesar 60 hektar. Namun demikian, harga jual rata-rata mengalami peningkatan dari USD 172 per meter persegi di tahun 2013 menjadi USD 190 per meter persegi di tahun 2014.
Memasuki tahun 2015, BEST memiliki strategi untuk tetap fokus kepada penjualan lahan industri. Selain membidik pasar luar negeri terutama Jepang, tahun ini BEST juga menargetkan relokasi dari industri-industri yang masih berada di kawasan DKI Jakarta yang sudah semakin padat.
Untuk memperkuat bisnis pengembangan lahan industri, di tahun 2015 ini BEST akan mengembangkan fasilitas pendukung seperti Standard Factory Building untuk disewakan. Fasilitas yang diluncurkan dengan nama BM Rental Factory ini telah selesai dibangun pada akhir Desember tahun lalu. Target dari BM Rental Factory ini adalah perusahaan-perusahaan berskala kecil-menengah luar negeri terutama Jepang, yang baru akan memasuki pasar Indonesia.
Selain BM Rental Factory, tahun ini BEST juga akan mengembangkan fasilitas-fasilitas komersial berupa hotel untuk bisnis dan ruang perkantoran untuk disewakan. Perusahaan meyakini bahwa permintaan dari penghuni kawasan industri MM2100 akan fasilitas-fasilitas komersial ini cukup tinggi.